Friday, August 10, 2012

CUP CAKE COKLAT PUTIH TELUR

Tadinya mau bikin lidah kucing, tapi berhubung satu dan lain hal...( ... :D  ) , gak bisa dieksekusi. Belajar mantengin resep lidah kucing udah sering...eksekusi belum tentu...lah malah jadi cup cake gini...Ini juga awalnya mau bikin bolu gulung...lah...kok berubah jadi cup cake???
Gak jadi bikin lidah kucing karena gak pede...karena gak ada loyang lidah kucing, mau bikin tanpa pakai loyangnya kok ngeri ya...ngeri gagal dan membayangkan bentuknya pasti mengerikan...hehehe


Resep Cup Cake Putih Telur :

300 gram putih telur
1/4 sdt garam
100 gr gula pasir
1 sdm susu cair
100 gram tepung terigu
1 sdm susu bubuk
15 gram coklat bubuk
1/2 sdt baking powder
50 gram butter di tim bersama 50 gram DCC (dicairkan)
1/2 sdt pasta coklat
1/2 sdt emulsifier
1/2 sdt vanili bubuk

caranya :

  1. Putih telur dan garam dikocok setengah mengembang.
  2. Masukan gula pasir secara bertahap. Masukan emulsifier
  3. Masukan tepung terigu, vanili, baking powder, coklat bubuk yang sudah diayak secara bertahap, aduk rata.
  4. Masukan cairan mentega dan DCC pelan-pelan, aduk rata
  5. Masukan susu cair dan coklat pasta, aduk rata
  6. Masukan ke dalam loyang cup cake yang sudah dilapisi kertas cupcake.
  7. Oven (gak ada termometernya...maklum otang...) kurleb 15-20 menit. 
gitu deh resepnya...hasil modifikasi. Kalo mau tau asli resepnya silakan saja klik Bolu gulung putih telur

Belum tau rasanya kayak apa...baru bikin, dan lagi puasa, tapi dulu pernah bikin punya ny. liem, enak lembut....ini kayaknya agak keras, karena aku kebanyakan tepungnya...abisnya ngeri ngeliat adonannya agak cair, karena kan aku tambahin DCC itu....



Monday, July 30, 2012

ES PISANG IJO MAKASSAR

Ini makanan khas makassar , es pisang ijo. Apalagi di bulan puasa ini, banyak yang jual es pisang ijo. Duhhh...jadi kangen nih makanan khas makassar, kayak jalangkote...bedaaaa deh sama di daerah lain, lebih crispy, gurih dan isinya, dan yang membedakan juga sambelnya...sedeppp lah, terus lumpianya juga...enak, aku suka beli di daerah lasinrang itu, berderet toko-toko yang jual jalangkote dan lumpianya. Makanan lainnya itu otak-otak...gede-gede dan enakkkk...lagi-lagi sambelnya itu...Terus Cotto paraikatte, kapurung, makanan seafoodnya...wowww, kangen deh....
Ini dia foto es pisang ijo nya : 

Ini Resep nya dari majalah noor Juli 2004...:D

ES PISANG HIJAU

BAHAN :
200 gr tepung beras
6 Pisang raja matang dan tua
350 cc santan
50 gr gula pasir
50 cc air pewarna dari daun suji dan pandan (aku pandan di blender dan ditambah pewarna, daun suji gak ketemu di pasar, ini barang langka)
1/4 sdt garam
Daun Pisang dan minyak goreng untuk olesan

SAUS :
300 cc santan kental
30 gr tepung beras
2 sdt tepung kanji
100 g gula pasir
1/4 sdt garam
campur bahan jadi satu lalu rebus sampai mengental

Sirup coco pandan

CARA MEMBUAT : 
  1. Masak tepung beras, santan , garam, air daun suji dan gula pasir, hingga adonan matang dan mengental.
  2. Olesi daun pisang dengan minyak, taruh sesendok adonan di atasnya. Letakkan sepotong pisang di atas adonan, tutup dengan sesendok adonan lagi dan atur sehingga berbentuk menyerupai buah pisang.
  3. Bungkus dengan daun lalu kukus sekitar 15 menit.
  4. Potong-potong, hidangkan dengan saus dan sirup coco pandan.
Yang punya ku ini agak keras kalo dibiarkan di luar , apalagi masuk kulkas. Jadi kalo mau dihidangkan lebih baik dikukus dulu sebentar supaya lembut lagi.

Selamat mencoba...








Sunday, July 22, 2012

LAPIS LEGIT

Kemarin waktu jalan ke bogor mencari timbangan, tanpa disangka bertemu si Bima, hmmm...jatuh hati dengan si Bima ini...halahhh...si baking pan merk Bima, yang aku pengen dari dulu, cuma maunya bawa punya mama yang di bogor, tapi ternyata rusak, so, akhirnya beli lah baru...cihuyyyy...duh udah lama banget pengen nyoba bikin lapis legit...nah, kemarin , hari puasa pertama bikin lapis legit ini...dibantu oleh adek buat misahin kuning telur dengan putihnya. Dia jago juga, dan senang banget dia maenin kuning telurnya. Cara misahin kuning telurnya kayak di Asian Food Channel , Sugar, Anna Olson, my fav channel...si adek bisa cara itu, walo awalnya agak takut-takut... Resepnya pakai telur 40 kuning telur, punya ny.liem, yang banyak beredar di mana-mana...
Ini lah jadinya :



Alhamdulillah jadi, walaupun ada kesalahan, gula halusnya aku masukin ke mentega, harusnya kan ke adonan telurnya...tapi alhamdulillah jadi, kalo nggak...wahhhhh....nangis bombay lah...40 kuning telur gitu loh....harga telur lagi mahal sekarang ...
 Ini resep nya :

LAPIS LEGIT NY. LIEM

Bahan I :
40 Kuning telur
350 gram gula halus (kalo gak ada gula halus, gula pasir di blender aja, blender untuk bumbu)
1 sdt vanili bubuk

Bahan II :
70 gram tepung terigu kunci biru, tepung terigu protein rendah
20 gram susu bubuk (ini aku skip)
1 sdm bumbu spekuk . Dicampur dan diayak.

Bahan III :
400 gram butter (aku pakai wisman 200 gram+ butter lain2)
300 gram margarine
4 sdm susu kental manis (kayaknya aku pakai 3 aja, takut kemanisan)

Cara membuatnya :

1. Kocok bahan III sampai lembut dan putih, simpan. Di sini aku salah, gula aku campur di sini, tapi fine-fine aja kok kuenya.
2. Kocok bahan I sampai kental dan putih. Harus waspada, bowl mixer harus gede...aku pakai merk signora, wahhh, udah mau tumpah adonannya.
3. Masukan bahan III yang sudah dikocok ke adonan bahan I sedikit demi sedikit. Pakai mixer bisa tapi yang speed paling rendah. Sambil diaduk dengan spatula.
4. Lalu masukkan bahan II yang sudah diayak ke adonan nomor 3, sedikit demi sedikit sambil diaduk dengan spatula sampai tercampur rata dan homogen.
5. Siapkan loyang ukuran 20x20x6 (kalo aku pakai 24x24x8 cm, alasi bagian bawah dengan kertas roti, olesi dengan margarine dan taburi tepung. Jangan oles pinggir loyang dengan margarin...
6. Sendokkan adonan nomor 4 ke dalam loyang, awal 8 sdm, panggang di oven 200 derajat C, pakai api bawah sekitar 10 menit, ganti api atas, api bawah dimatikan. Aku pakai bima, jadi colokan listrik aku pindahkan ke atas.
7. Sestelah warna permukaan kue kecoklatan, keluarkan dari oven, tekan dengan alat penekan kue lapis. Kalo aku tidak terlalu kecoklatan, maunya supaya tidak kering kuenya, dan ditekan pada saat beberapa lapis, tidak selapis-selapis. mgkn ini salah ya...jadi agak kebuka lapisannya. Capekan kalo tiap lapis ditekan...:D
8. Lalu tuang 5 sdm adonan di atasnya, dipanggang lagi dengan api atas. lihat-lihat ya...
9. Lakukan terus sampai adonan habis.
10. Pada lapisan terakhir ,panggang bersama-sama dengan api bawah kurleb 10 menit. Kalo aku 10 menit api bawah lalu api atas, sampai kecoklatan.

Wahhhh...harus menyediakan waktu kira-kira 5 jam untuk bikin kue ini, dari persiapan bahan hingga selesai....
Harus enjoy...bisa kok sambil ngapa-ngapain...
Silakan dicoba...

Tuesday, July 3, 2012

HOTDOG BUATAN SENDIRI

Hotdog di salah satu mini market -yang saat ini sedang gencar-gencarnya expansi- enak juga...Nah terinspirasi dengan hotdog itu, so, kemarin aku buat roti manis sosis, dan aku bikin 4 buah tanpa isi. Dibentuk seperti roti hotdog. Kemudian aku buat fla kejunya, dari keju quickmelt dan susu dipanaskan. Dicampur saus spagheti yg sdh jadi...sebelum dimakan di foto dulu. Oiya sosisnya dari bandung...manteb deh....




TIRAMISU

Sudah lama sebetulnya aku bikin Tiramisu ini, cuma karena males untuk nulis di blog ini (juga karena sibuk dengan maenan yang lain...hehehe...). Tiramisu ini aku lihat resepnya dari joyofbaking.com, yang dia juga bercerita sejarah tiramisu ini, cake yang berasal dari italia, yang mempunyai arti : "pick me up".
Kalau Tiramisu model joyofbaking enak, karena telur di cream tiramisunya ini matang, sedangkan resep-resep yang dipakai (kayaknya sih) orang italia asli itu telurnya tidak matang...jadi katanya tidak baik untuk ibu hamil...so ini dia penampakannya



Pembuatannya sangat mudah sekali, ini resepnya

Cream filling :
2 cups (480 ml) susu
3/4 cup (150 grams) gula pasir
1/4 cup (35 grams) tepung terigu serba guna
6 kuning telur
2 sdt ekstrak vanili murni (di indo adanya bubuk, ya 1 sdt cukup)
1/4 cup (57 grams) unsalted butter, potong kecil2
8 ounces (1 cup) (227 grams) kalo di sini pakai saja yang sudah dipacking biasanya ukurannya 250 gram, mascarpone cheese, (di suhu ruangan)

Ladyfingers :
28-32 ladyfingers (carinya di supermarket besar, kalo aku beli di giant, di bagian snack impor)

Coffee Soaking Syrup :
1 1/2 cups (360 ml) coffee instant yang sudah dicampur air hangat
1/3 cup (65 grams) gula pasir


Topping :
Coklat bubuk

How to make :
Cream Topping :
Campur Susu 1 3/4 cups (420 ml)  dan gula 1/2 cup (100grams) ke dalam panci (saucepan) Nyalakan api dengan panas sedang (atau kecil), aduk sekali-kali. Sementara itu, aduk dengan menggunakan whisk susu 60 ml, gula 50 gram, tepung dan telur di mangkok tahan panas. Ketika susu yang sedang dipanaskan itu mulai mengeluarkan gelembung di pinggir panci, secara bertahap tuangkan ke dalam campuran telur sambil diaduk perlahan-lahan. Setelah tercampur dimasukan kembali ke dalam panci, masak dengan api sedang sambil diaduk hingga kental. Setelah kental, matikan api, angkat panci dan masukan butter dan vanili, aduk rata. Kemudian tutup dengan plastik dan masukan ke dalam kulkas kurang lebih 2 jam. Mixer mascarpone cheese, kemudian masukan cream yang dari kulkas. Aduk sampai lembut dan rata.

Coffee Syrup :
Campur air coffee dan gula. Kalo ini sesuai selera, apakah mau rasa coffee yang kental atau sedang. Suka2 deh campuran kopinya. Aku suka yang rasa kopi yang kental. hmmmm...

Untuk loyangnya, aku pakai loyang roti tawar, dilapisi dengan plastik dari mulai dasar hingga ke atas, ini nanti berfungsi untuk menarik kue keluar dari loyang.

Cara menyusun :
Ladyfinger di campur dengan sirup kopi, bolak-balik, masuk ke dasar loyang, susun hingga penuh di dasar. Lalu siram dengan cream. Setelah itu ulangi lagi dengan susun lady finger yang sudah di campur air kopi sampai satu lapis, kemudian buat lagi lapisan cream. Ulangi terus, sampai atas, kalo bisa terakhir paling atas lady finggernya, karena nantikan mau dibalik. Tutup tiramisu itu dengan plastik wrap. Masukan kedalam kulkas atau freezer 6 jam.

Cara penyajian :
Plastik wrap yang di atas di lepas, kemudian perlahan-lahan loyang di balik. Setelah tiramisunya dikeluarkan dari loyang, ayak coklat bubuk di atas nya. Sajikan...enakkkk betulllll....kalo mau kejunya kerasa banget, ganti aja dengan cream cheese merek Anchor lebih enak dan terasa keju, menurut lidah ku.

Gampang kok buatnya
Coba deh...




Saturday, January 21, 2012

Beraksi kembali...Double Chocolate CreamCheese Cake

Fuihhh... akhirnyaaaaaaa...bikin kue lagi... Ini ceritanya Triple Chocolate Creamcheese cake, tapi karena gak ada white chocolate nya ya udah lah jadi cuma dua macam, darkchocolate dan milkchocolate...

Enak sih rasanya, tapi menurutku terlalu manis, makanya aku suka makannya pakai kopi pahit  no sugar  atau teh pahit panas atau hangat...Nikmat sekali, Cobain deh, abis makan sesendok kue ini, lalu minum seteguk teh pahit atau kopi pahit....yang hangat ya...wuihhhh...enak betul, apalagi udaranya lagi hujan, dinginnnn...hmmm...ngeces kan??? Try at Home ... Enjoy it with your lovely Family



Ini dia resepnya aku ambil dari  sini Riana NCC

Triple Chocolate Cheesecake
(Sumber: 35 Variasi Resep-resep Cheesecake - Yasaboga)
Alas:
1 bh chocolate genoise sponge cake, belah 2 melintang
Bahan:
375 gr cream cheese
250 ml whip cream, kocok hingga kental
125 ml susu
125 gr gula kastor
60 gr white cooking chocolate, lelehkan
60 gr milk cooking chocolate, lelehkan
60 gr dark cooking chocolate, lelehkan
1 1/2 sdm gelatin
60 ml air
Cara membuat:
  1. Siapkan loyang spring form (bongkar pasang), pasangkan sepotong chocolate genoise sponge cake pada dasar loyang, sisihkan yang satunya untuk keperluan lain. Jika diinginkan, anda bisa juga menggunakan plastik mika yang dibentuk berupa tabung-tabung kecil.
  2. Tim gelatin dan air hingga larut, sisihkan. Kocok cream cheese hingga lembut, masukkan susu dan gula kastor, kocok hingga larut. Masukkan gelatin, aduk rata.
  3. Bagi adonan menjadi 3 bagian sama banyak, campur masing-masing bagian dengan masing-masing jenis coklat. Bagi krim kocok menjadi 3 bagian, campurkan ke tiga adonan dan aduk rata.
  4. Tuang adonan white cooking chocolate ke loyang, masukkan ke freezer hingga bagian atasnya mulai mengeras. Tuangi adonan milk chocolate, simpan di freezer. Setelah adonan milk chocolate mulai mengeras, tuang adonan dark chocolate. Tutup loyang dengan plastic wrap, dinginkan hingga mengeras (2-4 jam). Hidangkan dalam keadaan dingin.
Chocolate Genoise Sponge Cake
Bahan:
4 butir telur
100 gr gula pasir
60 gr mentega, lelehkan
Ayak:
15 gr coklat bubuk
1/4 sdt baking powder
75 gr tepung terigu serbaguna
Cara membuat:
  1. Siapkan loyang persegi 20 cm, alasi dengan kertas minyak, olesi dengan margarin. Panaskan oven 175 derajat Celcius.
  2. Rebus air dalam panci lain hingga mendidih. Letakkan telur dan gula pasir dalam mangkok tahan panas di atas air mendidih tersebut. Kocok dengan mikser hingga adonan terasa hangat bila disentuh, angkat dari air panas. Kocok terus hingga kental, dan bila mikser diangkat, adonan meluncur seperti pita.
  3. Masukkan ayakan coklat bubuk dan tepung terigu secara bertahap, aduk rata. Masukkan mentega cair secara bertahap, aduk rata.
  4. Tuang ke dalam loyang, panggang selama 35 menit hingga matang, angkat.
    Keluarkan dari loyang, dinginkan.
 Aku gak pake resep basecakenya yang di atas ini, karena ribet pake di atas kompor segala mixernya...
So aku lihat di sini Martha Stewart
 
Ini Resep Base Cake nya :

Ingredients

Vegetable-oil cooking spray

2/3 cup all-purpose flour

1/3 cup unsweetened Dutch-process cocoa powder

2/3 cup sugar

1/2 teaspoon baking soda

3/4 teaspoon baking powder

1/4 teaspoon salt

1 large egg, room temperature

1/4 cup whole milk

3 tablespoons vegetable oil

1/2 teaspoon pure vanilla extract

Individual Chocolate Mousse

2 ounces solid semisweet chocolate

Directions

Preheat oven to 350 degrees. Place eight 6-ounce (3 1/2-inch diameter) ramekins on a rimmed baking sheet, and coat with cooking spray; set aside.

Stir flour, cocoa powder, sugar, baking soda, baking powder, and salt in the bowl of an electric mixer. Attach bowl to mixer fitted with the paddle attachment. Add egg, milk, oil, vanilla, and 1/4 cup water; mix on medium-low speed until smooth and combined, about 3 minutes.


Tuesday, August 16, 2011

CREAM CHEESE BROWNIES ALA, CHEF LIA


Brownies againnnn...Pernah sekali aku nyoba bikin cake pisang...tidak ada baking powder jadi hasilnya agak bantat kayak brownies, dan anak-anakku gak suka cake selain brownies...ya sudah lah brownies again, brownies again...
Kali ini browniesnya dikasih cream cheese di bagian atasnya...
Lihat dulu ya penampakannya...kalo bikin ngiler silakan dicoba sendiri, dijamin enak deh...

Ini resepnya :
Untuk Browniesnya :
150 gr Gula Pasir
2 butir telur ayam
115 gr tepung terigu protein sedang
20 gr Coklat bubuk
sedikit coklat batang dilelehkan bersama mentega satu sendok teh (dikit aja)
80 ml Minyak goreng
Vanili sedikit
Garam sedikittt...

Untuk Cream Cheese nya :
250 gr cream cheese yang tidak beku, suhu ruangan
200 gr gula pasir
1 sdm maizena
1 butir telur ayam

Cara membuatnya  :
Very...very easy to make
Untuk Browniesnya : Telur dan gula di mixer terlebih dahulu, agak mengembang, (kalo orang bule hanya di wisk aja pake tangan....), kemudian matikan mixer. Tepung, coklat bubuk, vanili dan garam dicampur jadi satu, dimasukan dengan diayak ke adonan telurnya. Kemudian masukan coklat batang yang sudah dilelehkan, terakhir masukan minyak. Aduk sampai adonan tercampur merata. Masukan ke dalam dua buah loyang. Sisihkan.
Cream Cheesenya :
Mixer cream cheese dan gula, sampai lembut, kemudian masukan telur, terakhir maizena, mixer sampai lembut dan rata.
Taruh adnan cream cheese di atas adonan browniesnya.
Panggang sampai matanng, kurang lebih 20-25 menit.

Mudah2an berhasil ya...selamat mencoba...

AYAM GARANG ASAM, NGASAL BY CHEF FATTY MOM LIA


Fuihhh...sudah lamaaaa banget gak nge-blog...Miss it..Now...time to me to express my passion of foody blogging...It makes me feel relax, out of routine, every days the same activity make me owhhhh...bored...so now show up...deng..deng...deng.. This is my photos collection, the time to upload...
Making Ayam Garang Asam...
Ini adalah bumbu yang tidak dihaluskan :
  



Dan ini adalah bumbu yang dihaluskan



Ini lah hasil jadinya...


Nanti kalo ada waktu ku tulis resepnya yaaaa...:D

Tuesday, January 25, 2011

DUA PILIHAN


Bingung mau  ngapain di kantor...belum ada jobdes, jadi nge net aja seharian sampe bosen dan BT, dari zona nyaman di rumah, kembali lagi ke hiruk pikuk Jakarta...
Pilihan, ya sekali lagi manusia terus dihadapi suatu pilihan hidup...Di depanku ada dua jalan, mau pilih jalan jadi pegawai atau jadi pengusaha...dua-duanya ada enak dan tidaknya.
Sebetulnya aku sedang menikmati suatu proses merintis usaha, banyak banget sensasi-sensasi yang aku dapat dari proses ini, banyak sekali kejutan, surprise-surprise yang membikin hati ini berdebar-debar...dan aku menikmati surprise-surprise itu...Selain surprise, ide-ide kreatif berputar-putar terus di otak, bikin begini, bikin begitu, kerjakan ini, kerjakan itu...senangnya berkreativitas...menemukan sesuatu yang baru...
Sibuk banget sehari itu di rumah mengurus bisnis ku, karena semua aku yang menangangi, secara operasional, tapi ide kreatif dan support yang kuat (modal dan mental) itu bagian suami tercinta...Di saat aku sedang menikmati itu, dan terkaget-kaget dengan keajaiban yang aku dapat,..Telepon ku berbunyi, sapaan dari temen kantor, yang bikin shock sesaat...SK pengaktifan kembali dari BKN sudah keluar...haaaa...
Kembali ku kantor dengan perasaan malasssss sekali...harus bangun pagi dan pulang malem...Rasa gak ikhlas untuk ke kantor...tapi, terima kasih buat suamiku tercinta lagi, karena dia yang menyadarkan ku untuk tidak mengeluh, dia bilang jalani dulu aja, ini rejeki untuk mu dari Allah, kenapa kamu harus menolaknya...Ya, jangan mengeluh...jadi aku jalanin aja ini semua, walopun gak sesuai hati nurani banget...berusaha senang dan menjalani dengan ikhlas...
Sebetulnya yang bikin berat bukan karena aku udah punya bisnis di rumah, tapi karena mengenai anak-anakku...Sedih lagi meninggalkan mereka...walopun aku juga bukan ibu yang sempurna di rumah...Anakku yang ke dua, setiapppp hariii, memintaku untuk tidak ke kantor...memintaku berjanji kalo besok mama gak ke kantor...hmmm...itu yang membuatku berat ke kantor, bukan hanya memikirkan bisnis ku bisa berjalan tidak kalo aku kerja...Itu, anak-anak ku yang ingin aku di rumah...
Aku harus memilih, jadi ibu yang bekerja di rumah atau di kantor...semua ada enak dan gak enaknya...Tapi kalo aku sudah memikirkan akhirat, dunia ku lepas, memandang jauhhhhh ke depan, tempatku kembali nanti, rasanya sebagai ibu yang mengurus anaknya di rumah dengan sebaik-baiknya, perjuangan mendidik anak yang tak mudah...Insya Allah, itu yang di ridhoi Allah dan pahala yang banyak untuk tabungan akhirat ku nanti.
Insya Allah, apabila ku telah memilih karir ku sebagai Ibu yang bekerja di rumah, semoga aku tidak akan menoleh ke belakang lagi...terus berjalan dengan pilihanku...Semoga tekadku kuat dan tidak pernah goyah, semoga nanti bisa menutup mata dari bagian pilihanku yang satunya, pegawai kantoran...
Demi anak-anakku tersayang...bukan demi harta atau materi dunia semata...

Friday, October 15, 2010

BACK TO WORK


Sudah hampir 2,5 tahun beralih profesi menjadi seorang  ibu rumah tangga yang penuh waktu bersama keluarga, kini, dengan perasaan malas dan sedih kembali lagi ke kantor. Sedih sekali karena aku harus pagi-pagi berangkat ke kantor, sebelum mereka bangun, dan pulang malam ketika mereka mau bersiap-siap tidur malam. Apalagi adek, dia yang paling protes aku ke kantor, hari pertama aku ke kantor dia mogok sekolah. Marah, karena ketika bangun, mamanya udah gak ada. Untung saja, masih ada kakek, nenek dan mah pipih (yang bantuin kami di rumah), yang siap sedia untuk menyibukkan diri mengurusi segala keperluan mereka. Nenek bagian nyiapin makanan mereka, kakek bagian merayu kalo ada yang mogok, mah pipih yang bagian mandiin adek. Kalo rafif, asal aku pulang kantor selalu ada yang diprotesnya, pertama, kenapa mama gak bawa jajanan, kedua, dia selalu protes hal-hal yang gak beres di sekolahnya. 

Hari pertama masuk ke kantor, naek kereta pakuan yang jam 6, karena belum fingerprint jadinya santai aja jalannya, dan sampe di kantor udah jam setengah delapan lewat. Perasaan ini begitu asing dan anehnya dengan situasi dan aura ruangan kantor. Asing karena memang banyak orang-orang yang baru di bagian lama aku pernah bekerja. Teman-teman ku yang dulu seruangan udah pindah semua, diganti anak-anak baru yang masih muda-muda. So, rasanya aneh di antara anak-anak muda ini, sementara aku udah emak-emak yang baru aja turun gunung. Banyak yang berubah, teman-teman seangkatan udah banyak yang  jadi pejabat, dan di bagian ini juga semua pada sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing, aku hanya sibuk sendiri dengan netbook ku aja, browsing internet saja seharian sambil menunggu dan menunggu sk mutasi pindah ke gadog ditandatangani, supaya deket dengan rumah.

Mungkin karena aku sudah lama bersama anak-anak, jadi pola pikir ku banyak yang berubah. Dulu waktu aku masih ngantor, perasaan meninggalkan anak ke kantor itu biasa aja, tidak ada perasaan kasihan dan merasa bersalah. Menghabiskan waktu di kantor dan di jalan itu merupakan hal yang dapat diterima. Tapi sekarang, rasanya kasihan dan sedih sekali kalo inget anak-anak ku di rumah, apalagi mereka gak rela mamanya ke kantor. Mereka langsung merasakan kehilangan kenyamanan, walopun aku di rumah juga gak selalu bermain bersama mereka, tapi kalo mereka melihat mamanya ada di rumah, mereka merasa tenang. Walopun mamanya suka marah-marahin mereka, tetep mereka merasa nyaman mamanya di rumah. Pertimbanganku pindah ke bogor daripada ke jakarta juga karena aku masih gak tega untuk membiarkan mereka bersama orang lain yang asing, dengan pembantu,sendirian dan seharian, yang belum tentu memperlakukan mereka dengan baik. Mereka pasti lebih merana dan kesepian nantinya. Gak tega...Makanya itu biarlah kakek neneknya direpotin (tapi mereka bersedia kok), asalkan anak-anak bisa merasa nyaman. Biarlah aku rela pulang pergi kantor Bogor – Jakarta, demi mereka bisa bersama orang-orang yang membuat mereka nyaman. 

Sekarang, aku udah gak ada lagi gairah ke kantor, tujuan dan pandangan hidupku udah berubah. Aku dulu mikir bahwa pekerjaanku ini hanya satu-satunya tempat aku mencari rejeki. Kalo aku keluar, aku akan merasakan kerugian dengan kehilangan gaji per bulan. Kalo sekarang...WHAT A HELL I’M DOING HERE...I DONT BELONG HERE...yes, cuplikan dikit dari Radiohead-creep ini yang aku suka saat ini....

Pertama yang gak aku suka ngantorrr...:
1.       Berangkat pagi-pagi banget kemudian pulang buru-buru dan berdesak-desakkan di kereta, seperti kesetanan semua. Apalagi kalo udah gak ada kereta, listrik mati, hujan deres, kemaleman sampai rumah,...huuuu...rasanya mau nangis...Hidup kok dihabiskan di jalan dan seperti ini...
2.      Terus terang, aku bosen dan tidak suka dengan pekerjaan kantor dan berlama-lamaan di kantor, dan gak suka dengan birokrasi, penghormatan akan jabatan. Dan gak suka melihat pejabat yang merasa banget jadi boss dan maunya diladenin dan dihormati. Semena-mena menyuruh anak buahnya, padahal bukan tugas anak buahnya. Gak suka berbau arogansi di sini.
3.     Aku udah tidak mau mengasah otak ku bagian kiri, aku lebih senang berilmu dengan mengasah otakku bagian kanan, KREATIVITAS dan IMAJINASI. Aku udah alergi dengan sekolah, belajar dan mikir lagi dengan buku-buku tebal berbahasa inggris...:). Aku lebih senang belajar dari pengalaman, belajar wirausaha, belajar strategy pemasaran, belajar psikologi konsumen, belajar membuat produk yang inovatif, dan yang jelas, dengan umurku yang sekarang ini, bukan waktunya lagi menghabiskan waktu untuk diri sendiri, namun udah waktunya untuk terjun ke masyarakat dan bermanfaat bagi orang lain. Semoga...
4.     Dengan di kantor, apa yang ingin kucapai??? Jabatan...gak mungkin, widyaiswara...gak juga, agak kurang suka ngajar. Begini-gini aja? Sampai kapan? Sampai tua dan ketinggalan jaman, sementara banyak banget yang muda bermunculan. Mau tenggelem di antara orang-orang baru???...aku gak suka situasi ke depan, masa depanku di kantor ini. Menghabiskan waktu dengan hasil yang tidak seberapa. Coba, waktuku, aku habiskan untuk pengalaman wirausaha...yang jelas, filosofi wirausaha itu yang aku suka :
a.     Membuka peluang kerja bagi orang lain, bermanfaat bagi orang lain. Coba kalo pegawai, uangnya habis untuk diri sendiri. Masih susah untuk menjadi orang yang tangan di atas. Karena dia udah mengalokasikan pendapatannya ke berbagai pengeluaran yang selalu sejalan dengan gaya hidup. Semakin besar pendapatan semakin tinggi pula gaya hidupnya, otomatis pengeluarannya.
b.     Melatih kesabaran dan melatih mental, ada masa rugi besar dan ada masa untung besar.
c.      Dengan bersabar dan bertawakal, maka akan selalu dekat dengan Sang Maha Pemberi Rejeki. Selalu ingat, bergantung dan berharap kepadaNYA. Beda dengan pegawai, dia gak perlu berdoa dan ingat kepadaNYA pun, tiap bulan juga udah dapet gaji.
d.     Cenderung untuk sederhana dalam hidupnya, karena dia memikirkan nasib pegawainya, karena untuk mendapatkan penghasilan nya itu butuh perjuangan dan pengharapan. Jadi tidak akan rela uangnya dihambur-hamburkan untuk hal-hal yang konsumtif, untuk memenuhi gaya hidup metropole...Cenderung lebih down to earth, membumi. Lebih memikirkan uangnya untuk modal daripada dibelanjakan untuk hal-hal konsumtif.
e.      Yang jelas, Allah SWT telah berkata, dari 10 pintu rejeki, 9 pintu rejeki itu dari usaha...bayangkan...betapa luas sekali Allah SWT memberikan porsi rejeki kepada para pengusaha...karena Allah menyukai hal-hal yang lebih bermanfaat bagi orang banyak. Hikmah yang Allah simpan dibalik itu banyak sekali, dan kita tidak mengetahui, sampai kita menjalani sendiri dan mengalami sendiri.
f.       Waktu luang banyak banget, masih bisa nemenin dan mengurusi anak-anak di rumah. Masih bisa melakukan hal-hal positif lainnya...tanpa terpaku di tempat duduk kantor, menatapi layar komputer seharian...lama di perjalanan, yang sangat mubazir waktu. Dan lain-lainnnnn....hikmah lainnya masih tersimpan dibalik itu.
5.      Back to gak suka ngantor : Harus berapi-rapi ria ke kantor...cape deh...otomatis harus memperhatikan penampilan...padahal, aku udah gak peduli lagi yang namanya penampilan, biarpun ada yang bilang, kusam, tua, keriput...jelek...toh...aku gak memikirkan lagi hal itu, duniawi...proses tua ini adalah pengingatku bahwa udah waktunya aku fokus untuk akhirat, bukan duniawi lagi. Toh, aku gak butuh lagi pujian dan penghormatan apapun dari orang lain.  Ya, kalo aku masih di sini, aku harus mengikuti itu.
6.     Menghabiskan waktu dengan orang lain, yang nanti aku pergi pun mereka gak bakal mengingatku...Teman sejatiku adalah anak-anakku...mereka yang harusnya aku temani, karena mereka lah yang menyanyangi ku dengan tulus.

Sewaktu pulang kantor di dalam kereta, aku melihat begitu banyak ibu-ibu itu pulang malam, meninggalkan anak-anaknya dengan orang lain...aku masih prihatin dengan keadaan itu. Aku munafik, karena aku termasuk di antara mereka....tapi aku sangat prihatin dengan keadaan itu....

Intinya itu, hidup sederhana aja dan anak-anak adalah harta yang begitu tinggi nilainya, yang tidak bisa dibeli dengan bertrilyun-trilyun dollar amerika punnnnn...!!!
I hope, I will be with you, my children...